Lorenzo Puncaki Klasemen Seri Pertama MotoGP 2016

Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berhasil menjadi yang tercepat di seri pertama MotoGP 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar pada hari Minggu, 20 Maret 2016 waktu malam setempat.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo keluar sebagai juara di Sirkuit Losail, Qatar

X-Fuera sukses menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 42 menit 28.452 detik. Dengan kemenangan ini, Lorenzo berhasil memuncaki klasemen sementara MotoGP 2016 dengan poin maksimal, 25 poin.

Sementara diurutan kedua, ditempati oleh Andrea Dovizioso yang hanya berselisih tidak sampai 2 detik saja dari sang juara. Sehingga, Little Dragon hanya sukses mengantongi angka sebanyak 20 poin saja dan berdiri di belakang Lorenzo dalam tabel klasemen seri pertama.

Marc Marquez hanya mampu finis di urutan ketiga dengan waktu 42 menit 30.739 detik. Dengan demikian, The Baby Alien hanya berhasil membawa pulang poin sebanyak 16 angka. Berselisih sembilan poin dari rider yang identik dengan nomor 99.

Sedangkan satu rekan tim Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi tak berhasil naik ke podium, lantaran The Doctor hanya mencatatkan waktu 42m 30.839s. Sehingga, pembalap asal Italia tersebut harus puas finis di belakang tiga rider. Begitu pula dengan posisinya di klasemen yang memperoleh 13 angka.

Menutup lima besar, ditempati oleh satu rekan Marquez, Dani Pedrosa. Little Spaniard hanya finis di belakang Rossi dan berhak mendapatkan 11 poin. Di urutan paling belakang GP Qatar, diklaim oleh pembalap tim Estrella Galicia, Tito Rabat. Pembalap dengan nomor 53 hanya mendapatkan satu poin dan menduduki urutan paling buncit di tangga klasemen.

Lorenzo Bahagia Menjadi Kampiun di GP Qatar

Jorge Lorenzo keluar sebagai yang tercepat di seri pertama MotoGP musim 2016 ini dan berhak memimpin klasemen sementara dengan raihan 25 angka. Pembalap asal Spanyol tersebut mengungkapkan rasa senangnya setelah berhasil menjadi kampiun di GP Qatar 2016.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo merasa bahagia mampu keluar sebagai kampiun di GP Qatar 2016

“Saya merasa bahagia dapat membuka petualangan di musim ini dengan meraih kemenangan. Ini menjadi modal yang sangat istimewa untuk mengarungi perjalanan MotoGP 2016,”

“Perjalanan memang sangat panjang, masih tersisa 17 seri lagi untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara dunia. Musim lalu, saya sukses meraih gelar juara dan tentu saya ingin berusaha keras demi mempertahankannya,” ujar Lorenzo.

X-Fuera di musim 2015 lalu berhasil menjadi juara dunia dengan mencundangi Marquez dan satu timnya, Rossi di seri terakhir yang dilangsungkan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Lorenzo pun di musim baru ini tetap difavoritkan untuk mempertahankan gelar juaranya. Namun, Marquez yang sudah meraih dua gelar juara dunia yang hanya dalam tiga musim terakhir, tentu akan menjadi pesaing terberat Lorenzo. Begitu juga dengan Rossi yang sudah berpengalaman.

Rossi: Cukup Puas Dengan Performa Tim

Legenda MotoGP yang masih aktif menjadi pembalap di musim ini, Valentino Rossi menyatakan bahwa dirinya cukup puas akan penampilan di seri pertama MotoGP musim ini. Walaupun The Doctor tidak berhasil naik ke podium, lantaran hanya finis di urutan keempat saja.

Valentino Rossi

Valentino Rossi cukup puas akan penampilan perdananya di seri pembuka MotoGP 2016

“Kendati saya tak mampu berbicara banyak di seri pembuka ini dan hanya mampu selesai di posisi keempat. Namun saya cukup puas akan performa motor dan kinerja tim,”

“Ingat, bahwa tanpa adanya tim, seorang rider tidak akan sukses. Jadi, saya akan mengevaluasi seri pertama ini bersama tim untuk menemukan sejumlah permasalahan dan tentu saja solusi yang tepat. Sehingga, saya dapat kembali merasakan gelar juara dunia yang sudah lama tak saya raih,” ungkap Rossi.

Valentino Rossi sudah puasa gelar sejak tahun 2009. Di musim 2015 lalu, The Doctor hanya finis sebagai runner up, di belakang rekan setimnya, Lorenzo.