Category Archives: Klasemen

Maverick Vinales Terdepan Pascamusim MotoGP Hari Kedua

Pembalap anyar tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales kembali mampu mencatatkan namanya sebagai yang terdepan dalam sesi ujicoba pascamusim MotoGP 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Maverick Vinales

Maverick Vinales kembali menjadi yang tercepat di pascamusim MotoGP 2016

Pada hari pertama lalu, pembalap yang memukau bersama tim Suzuki pada dua musim terakhir sukses menjadi yang tercepat. Performa tersebut ternyata mampu Ia bertahan di hari kedua.

Walaupun balapan sempat dihentikan atau red flag dikibarkan lantaran duo pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins dan Andrea Iannone mengalami crash yang cukup parah dan langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan mengenai kerusakan dua tulang bagian belakang.

Akan tetapi, balapan dapat kembali dilanjutkan dengan sang juara bertahan Marc Marquez menjadi rider tercepat dengan catatan waktu 1 menit 30,171 detik.

Namun, Andrea Dovizioso yang tetap bertahan membela tim Ducati Corse, sukses mematahkan catatan The Baby Alien dengan waktu 1 menit 30 second. Akan tetapi, The Top Gun berhasil memperbaiki performa hingga akhirnya mencatatkan waktu tercepat yakni 1 menit 29,975 detik.

Sementara satu rekan Vinales di tim Yamaha, Valentino Rossi hanya mampu menorehkan waktu 1m 30.709s dan menempati urutan ketujuh. The Doctor tak mampu melewati catatan Iannone, Dani Pedrosa dan Crutchlow yang secara beruntun menempati urutan keempat hingga keenam.

Sedangkan pembalap baru Ducati, Jorge Lorenzo yang tampil kesulitan di hari pertama, namun tetap dapat memperbaiki penampilannya dan finis di urutan ketiga. Justru tak mampu dipertahankan dan harus puas berada di posisi delapan.

Vinales Berharap Performanya Terus Membaik

Maverick Vinales yang resmi menjadi rekan setim Rossi di MotoGP 2017 mendatang menyatakan bahwa dirinya berharap agar performanya terus meningkat seiring dengan tes uji coba pramusim.

Maverick Vinales

Maverick Vinales berharap performanya dapat membaik seiring waktu

Dijadwalkan, seluruh rider baik di kelas utama, Moto2 hingga Moto3 akan melakoni tes uji motor di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia pada tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2017 mendatang.

“Tentu dengan hasil tes uji coba pascamusim ini, saya berharap bahwa penampilan saya akan terus membaik kedepannya. Ini menjadi catatan tersendiri bagi saya sebelum memulai pra musim di Malaysia pada akhir bulan Januari nanti,” ujar Vinales.

Pembalap asal Spanyol tersebut menambahkan bahwa dirinya tidak akan jemawa dengan hasil di Valencia dan berusaha untuk terus memperbaiki performanya.

“Tentu hasil ini tidak dapat menjadi pantokan untuk mengarungi musim baru mendatang. Namun, saya akan terus berusaha keras untuk mampu memberikan yang terbaik di setiap serinya,”

“Saya juga merasa senang mendengar bahwa diri saya termasuk dalam kandidat favorit juara. Hal itu tak akan menjadi beban tersendiri bagi saya. Justru menjadi motivasi lebih demi meraih hasil maksimal,”

“Persaingan meraih gelar juara dunia juga akan terbuka lebar untuk semua pembalap. Sehingga, perjalanan menuju tangga juara akan berjalan dengan ketat,” tutup Vinales.

Rossi: Vinales Menjadi rekan tim yang tak jauh berbeda

Valentino Rossi menyambut hangat kedatangan Vinales ke kubu pabrikan asal Jepang. Tapi, justru Ia menyatakan bahwa rekan setim baru tersebut tak akan berbeda jauh dari Lorenzo.

Valentino Rossi

Valentino Rossi ungkap bahwa Vinales akan menjadi beban sendiri dalam meraih gelar juara dunia di musim depan

“Saya rasa, Vinales menjadi rekan setim yang tak berbeda jauh dengan Jorge. Mengingat, Ia memiliki kehebatan dan akan menjadi tantangan bagi saya di musim depan untuk merebutkan gelar juara,”

“Terlebih lagi setelah melihat sesi uji test pascamusim di Valencia kemaren. Jadi, Ia akan menjadi kesulitan tersendiri bagi saya. Namun, saya tetap optimis mengarungi musim depan,” tutup rider asal Italia.

Vinales Tercepat di Hari Pertama Sesi Uji Coba

Sebelum balapan resmi MotoGP 2017 digelar pada bulan Maret tahun depan, para pembalap terlebih dahulu melakukan uji coba motor barunya di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada bulan November 2016 lalu.

Maverick Vinales

Maverick Vinales sukses menjadi yang tercepat dalam sesi uji coba Valencia

Hasilnya, Maverick Vinales yang pada dua musim lalu bersama tim Suzuki tampil maksimal dan kini telah memutuskan untuk bergabung dengan tim Movistar Yamaha untuk dua tahun kedepan, mampu menjadi yang tercepat.

The Top Gun (julukan Vinales) yang untuk pertama kalinya menjajal YZR-M1 milik Yamaha, ternyata sukses mencatatkan waktu 1 menit 20,930 detik. Mengungguli satu rekan setimnya, Valentino Rossi dengan selisih 0,020 detik. Padahal, The Doctor menggunakan motor keluaran baru Yamaha.

Sementara Jorge Lorenzo awalnya terlihat sulit mengendarai Desmosedici GP16. Namun secara perlahan, X-Fuera mampu memperbaiki penampilannya dan finis di urutan ketiga.

Pembalap yang telah membela tim Yamaha sejak 2008 lalu dan berhasil meraih gelar juara dunia sebanyak tiga kali (2010, 2012 dan 2015) memutuskan untuk tidak memperpanjang masa kontraknya dan memilih bergabung bersama Ducati Corse dalam durasi dua musim kedepan tersebut membukukan catatan selama 1 menit 31,052 detik.

Sedangkan sang juara dunia, Marc Marquez tak mampu berbicara banyak. The Baby Alien hanya mengakhiri sesi uji coba di urutan keempat yang hanya terpaut 0,050 detik saja dari Lorenzo.

Begitu pula dengan satu rekan tim Marquez di tim Repsol Honda Dani Pedrosa yang justru harus puas finis di posisi kesepuluh. Di posisi kelima ditempati oleh Andrea Dovizioso.

Tak hanya Lorenzo dan Vinales saja yang melakukan debut untuk tim barunya, tetapi juga nama-nama rider lainnya yakni diantaranya Andrea Iannone bersama tim Suzuki, Bradley Smith dan Pol Espargaro di tim KTM.

Bahkan rider debutan di kelas utama yakni Jonas Folger dan Johann Zarco bersama tim Tech3 Yamaha, Sam Lowes tim Aprilia dan terakhir Aleix Rins (Suzuki).

Rossi Puji Vinales, Lorenzo dan Iannone

Valentino Rossi yang pada musim depan masih membela tim Movistar Yamaha, melontarkan pujian kepada rekan barunya, Vinales. Pasalnya, mantan pembalap Suzuki Esctar tersebut mampu keluar menjadi yang tercepat, mengungguli Rossi yang finis di urutan kedua.

Valentino Rossi

Valentino Rossi saat menjajal YZR-M1

“Dia (Vinales) mampu melakukan debutnya dengan sangat baik dan luar biasa. Saya pribadi menilai bahwa Ia sejak awal akan memberikan penampilan yang cepat,”

“Vinales akan jadi satu tim yang tak berbeda jauh dengan Lorenzo di musim-musim sebelumnya. Ia akan menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk berusaha meraih gelar juara dunia di musim depan,” ungkap Rossi.

Pembalap Italia tersebut tak hanya memberikan pujian kepada Vinales, tetapi juga kepada rider baru Ducati yang pernah menjadi rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo dan Iannone bersama tim barunya Suzuki.

“Tak hanya Vinales saja yang melakukan debutnya dengan luar biasa, tetapi juga Lorenzo yang terlihat pada awalnya kesulitan namun dapat finis di urutan ketiga dengan hanya berselisih sedikit saja dari saya. Begitu juga dengan Iannone yang menunjukkan kualitasnya bersama tim baru,”¬†tutup¬†The Doctor.

Lorenzo: Cukup Puas Dengan Hasil ini

Jorge Lorenzo yang mampu finis di urutan ketiga dibelakang duo Yamaha, Vinales dan Rossi saat sesi uji coba di hari pertama mengungkapkan bahwa dirinya puas dengan hasil tersebut.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo cukup puas dengan hasil tes uji coba pertama di Valencia

“Saya akui, bahwa diawal saya merasa sulit untuk mengendarai motor baru ini. Namun, saya mencoba untuk terus memperbaiki di setiap lapnya. Alhasil, saya dapat finis di urutan ketiga,” ujar Lorenzo.

Lorenzo Puncaki Klasemen Seri Pertama MotoGP 2016

Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berhasil menjadi yang tercepat di seri pertama MotoGP 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar pada hari Minggu, 20 Maret 2016 waktu malam setempat.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo keluar sebagai juara di Sirkuit Losail, Qatar

X-Fuera sukses menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 42 menit 28.452 detik. Dengan kemenangan ini, Lorenzo berhasil memuncaki klasemen sementara MotoGP 2016 dengan poin maksimal, 25 poin.

Sementara diurutan kedua, ditempati oleh Andrea Dovizioso yang hanya berselisih tidak sampai 2 detik saja dari sang juara. Sehingga, Little Dragon hanya sukses mengantongi angka sebanyak 20 poin saja dan berdiri di belakang Lorenzo dalam tabel klasemen seri pertama.

Marc Marquez hanya mampu finis di urutan ketiga dengan waktu 42 menit 30.739 detik. Dengan demikian, The Baby Alien hanya berhasil membawa pulang poin sebanyak 16 angka. Berselisih sembilan poin dari rider yang identik dengan nomor 99.

Sedangkan satu rekan tim Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi tak berhasil naik ke podium, lantaran The Doctor hanya mencatatkan waktu 42m 30.839s. Sehingga, pembalap asal Italia tersebut harus puas finis di belakang tiga rider. Begitu pula dengan posisinya di klasemen yang memperoleh 13 angka.

Menutup lima besar, ditempati oleh satu rekan Marquez, Dani Pedrosa. Little Spaniard hanya finis di belakang Rossi dan berhak mendapatkan 11 poin. Di urutan paling belakang GP Qatar, diklaim oleh pembalap tim Estrella Galicia, Tito Rabat. Pembalap dengan nomor 53 hanya mendapatkan satu poin dan menduduki urutan paling buncit di tangga klasemen.

Lorenzo Bahagia Menjadi Kampiun di GP Qatar

Jorge Lorenzo keluar sebagai yang tercepat di seri pertama MotoGP musim 2016 ini dan berhak memimpin klasemen sementara dengan raihan 25 angka. Pembalap asal Spanyol tersebut mengungkapkan rasa senangnya setelah berhasil menjadi kampiun di GP Qatar 2016.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo merasa bahagia mampu keluar sebagai kampiun di GP Qatar 2016

“Saya merasa bahagia dapat membuka petualangan di musim ini dengan meraih kemenangan. Ini menjadi modal yang sangat istimewa untuk mengarungi perjalanan MotoGP 2016,”

“Perjalanan memang sangat panjang, masih tersisa 17 seri lagi untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara dunia. Musim lalu, saya sukses meraih gelar juara dan tentu saya ingin berusaha keras demi mempertahankannya,” ujar Lorenzo.

X-Fuera di musim 2015 lalu berhasil menjadi juara dunia dengan mencundangi Marquez dan satu timnya, Rossi di seri terakhir yang dilangsungkan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Lorenzo pun di musim baru ini tetap difavoritkan untuk mempertahankan gelar juaranya. Namun, Marquez yang sudah meraih dua gelar juara dunia yang hanya dalam tiga musim terakhir, tentu akan menjadi pesaing terberat Lorenzo. Begitu juga dengan Rossi yang sudah berpengalaman.

Rossi: Cukup Puas Dengan Performa Tim

Legenda MotoGP yang masih aktif menjadi pembalap di musim ini, Valentino Rossi menyatakan bahwa dirinya cukup puas akan penampilan di seri pertama MotoGP musim ini. Walaupun The Doctor tidak berhasil naik ke podium, lantaran hanya finis di urutan keempat saja.

Valentino Rossi

Valentino Rossi cukup puas akan penampilan perdananya di seri pembuka MotoGP 2016

“Kendati saya tak mampu berbicara banyak di seri pembuka ini dan hanya mampu selesai di posisi keempat. Namun saya cukup puas akan performa motor dan kinerja tim,”

“Ingat, bahwa tanpa adanya tim, seorang rider tidak akan sukses. Jadi, saya akan mengevaluasi seri pertama ini bersama tim untuk menemukan sejumlah permasalahan dan tentu saja solusi yang tepat. Sehingga, saya dapat kembali merasakan gelar juara dunia yang sudah lama tak saya raih,” ungkap Rossi.

Valentino Rossi sudah puasa gelar sejak tahun 2009. Di musim 2015 lalu, The Doctor hanya finis sebagai runner up, di belakang rekan setimnya, Lorenzo.