Tag Archives: World Superbike Championship

Max Biaggi Sang Roman Emperor

Siapa yang tak mengenal sosok pembalap bernama Massimiliano Max Biaggi atau yang kerap disapa dengan Max Biaggi. Seorang pembalap berkebangsaan Italia yang mampu meraih gelar juara dunia World Superbike Championship pada tahun 2010.

Max Biaggi

Max Biaggi sang The Roman Emperor

Sepanjang karir profesionalnya di dunia balap, Biaggi telah mampu meraih gelar juara dunia secara empat kali beruntun di Kejuaraan Dunia 250cc. Ia pun juga sukses di kelas 500cc walaupun harus finis sebagai runner up.

Di tahun 2007, Ia memutuskan untuk hijrah dan berkarir di World Superbike Championship. Pada musim pertamanya, Ia hanya mampu meraih finis di urutan ketiga, begitu pula dengan dua tahun berikutnya.

Puncaknya, di musim 2010, untuk pertama kalinya Ia mampu keluar sebagai juara dunia. Sehingga, Max Biaggi mendapatkan julukan The Roman Emperor atau Kaisar Romawi.

Perjalanan Karir Max Biaggi Di Kelas 125cc dan 250cc

Sewaktu The Roman Emperor kecil, justru Ia tertarik untuk berkiprah di dunia sepakbola. Namun, ketika usianya menginjak 17 tahun dan tepat di hari ulang tahunnya, sang ayah memberikan hadiah berupa sepeda motor.

Max Biaggi

Max Biaggi sukses meraih gelar juara empat tahun beruntun di kelas 125cc

Sejak itulah, Biaggi langsung memiliki minat untuk berkarir di dunia balap motor. Tepat di usia ke 18 tahun, Ia memulai untuk mengikuti ajang balapan di kelas 125cc. Di musim perdananya, Biaggi langsung mampu keluar sebagai juara di ajang Kejuaraan Italian Sport Production Championship.

Sukses di kelas 125cc, Ia memutuskan untuk hijrah ke kelas 250cc. Di tahun 1991, Biaggi lagi-lagi sukses di musim pertamanya dan meraih gelar juara Eropa dengan motor Aprilia RS250.

Biaggi menutup Grand Prix 250cc hanya finis di urutan kelima bersama tim Aprilia. Di tahun 1993, Ia hijrah ke tim Honda, mampu memperbaiki performanya, namun harus puas bertengger di posisi keempat dalam tabel akhir GP 250cc.

Namun, Ia memutuskan untuk kembali ke Aprilia dan terus berusaha keras untuk meraih gelar juara dunia. Akhirnya, kerja kerasnya terbayar di musim berikutnya. Kaisar Romawi mampu keluar sebagai yang tercepat dan meraih gelar juara dunia di kelas 250cc untuk pertama kalinya.

Gelar tersebut mampu dipertahankan oleh Biaggi di dua musim secara beruntun. Tapi, pada musim 1997, Ia kembali memperkuat Honda. Tetapi, Biaggi kembali mampu mempertahankan gelar juaranya tersebut dan mencatatkan empat kali menjadi juara dunia secara beruntun.

Karir Biaggi Di Kelas 500cc dan MotoGp

Tahun 1998, Ia memutuskan untuk mencoba tantangan baru dan Ia resmi memulai petualangannya di kelas 500cc. Biaggi langsung membuat debut yang memukau saat mampu meraih pole position dan mampu menjadi pembalap dengan catatan fastest lap tercepat.

Max Biaggi

Max Biaggi menjadi juara dunia ajang World Superbike Championship pada tahun 2010

Hingga akhirnya, balapan pertamanya di kelas 500cc yang berlangsung di Suzuka pada tahun 1998, Ia mampu meraih podium tertinggi untuk tim Kanemoto Honda. Akan tetapi, secara keseluruhan Biaggi hanya finis di belakang Mick Doohan yang menyabet gelar juara dunia 500cc.

Musim berikutnya, Ia hijrah ke Yamaha. Namun, The Roman Emperor hanya finis di urutan keempat pada musim pertamanya, di posisi ketiga pada musim berikutnya dan di musim 2001 sebagai runner up.

Pada musim 2002, untuk pertama kalinya Biaggi mengendarai motor dengan sistem 4 langkah. Secara keseluruhan, Ia kalah bersaing dengan Valentino Rossi dan harus puas finis di posisi kedua.

Di musim selanjutnya, Ia hijrah dan membela tim Honda Camel Pramac Pons. Tapi, Ia tak mampu berbicara banyak pada musim itu dan harus berakhir di urutan ketiga.

Selama berkarir di kelas MotoGP, Biaggi tak mampu meraih gelar juara dunia dari musim 2002 hingga berakhir di musim 2005.

Biaggi harus menjalani satu tahun tak mengikuti ajang balapan motor, lantaran tim Corona Alstare Suzuki di WSBK masih mempertahankan pembalap lamanya yakni Yukio Kagayama dan Troy Corser.

Tahun 2007 akhirnya Ia memulai berkarir di WSBK dan finis di urutan ketiga. Musim depan Ia finis di posisi ketujuh, begitu pula di musim 2009 hanya berakhir sebagai posisi keempat.

Puncaknya, pada tahun 2010, akhirnya Mad Max berhasil menjuarai gelar Kejuaraan Dunia di World Superbike Championship dan mencatatkan sebagai pembalap Italia yang pertama kalinya meraih gelar juara dunia.